Prediksi Morgan Stanley Dollar Diperkirakan Melemah, Yuan Menguat
oleh : zulfikar
Dolar diperkirakan akan terus mengalami pelemahan sekitar 10 persen lagi pada akhir tahun ini.Kondisi tersebut akan mendorong trader untuk lebih memburu yuan China yang belakangan menunjukkan tren penguatan.“Jika para pelaku pasar mulai memercayai keoknya dollar AS secara drastis, akan muncul pertanyaan tentang kestabilan patokan mata uang dollar. Adanya kenaikan dalam arus modal pada kondisi saat ini akan terus mendorong posisi yuan,” kata tim Morgan Stanley yang dipimpin oleh Yilin Nie dalam hasil risetnya yang dirilis kemarin.Asal tahu saja, Dollar Index yang mengukur pergerakan harga dollar terhadap euro, yen, poundsterling, franc Swiss, dollar Kanada, dan krona Swedia melorot 3,7 persen pada minggu lalu. Pelemahan tersebut diakibatkan adanya kekhawatiran penurunan kredit rating AS yang saat ini di level AAA akibat penjualan obligasi yang menembus rekor.Morgan Stanley lantas merekomendasikan agar para investor membeli yuan China dan dollar Hongkong ke depannya. Sebab, kedua mata uang ini pergerakannya cukup stabil, bahkan cenderung menguat.
oleh : zulfikar
Dolar diperkirakan akan terus mengalami pelemahan sekitar 10 persen lagi pada akhir tahun ini.Kondisi tersebut akan mendorong trader untuk lebih memburu yuan China yang belakangan menunjukkan tren penguatan.“Jika para pelaku pasar mulai memercayai keoknya dollar AS secara drastis, akan muncul pertanyaan tentang kestabilan patokan mata uang dollar. Adanya kenaikan dalam arus modal pada kondisi saat ini akan terus mendorong posisi yuan,” kata tim Morgan Stanley yang dipimpin oleh Yilin Nie dalam hasil risetnya yang dirilis kemarin.Asal tahu saja, Dollar Index yang mengukur pergerakan harga dollar terhadap euro, yen, poundsterling, franc Swiss, dollar Kanada, dan krona Swedia melorot 3,7 persen pada minggu lalu. Pelemahan tersebut diakibatkan adanya kekhawatiran penurunan kredit rating AS yang saat ini di level AAA akibat penjualan obligasi yang menembus rekor.Morgan Stanley lantas merekomendasikan agar para investor membeli yuan China dan dollar Hongkong ke depannya. Sebab, kedua mata uang ini pergerakannya cukup stabil, bahkan cenderung menguat.
Asal tahu saja, China memang terus menjaga apresiasi yuan sejak Juli lalu untuk mendiring tingkat ekspornya. Kebijakan tersebut dilakukan setelah tingkat pertumbuhan ekonomi China mengalami perlambatan menjadi 6,1 persen pada kuartal pertama lalu. Ini merupakan yang paling lambat dalam satu dekade terakhir.Selain kedua mata uang tersebut, Morgan Stanley juga memberikan rekomendasi untuk membeli yen, dollar Kanada, dan krona Norwegia dibandingkan dollar

0 Comments:
Post a Comment