BCA Syariah Akan Buka September 2009
oleh : zulfikar
Manajemen PT Bank Central Asia Tbk (BCA) segera mengoperasikan bank syariah hasil konversi dari PT Bank UIB pada September tahun ini. Bank UIB merupakan bank yang diakuisisi oleh perseroan November 2008 senilai Rp 242,67 miliar.Pengoperasian bank syariah milik BCA itu dilakukan setelah proses konversi Bank UIB ke sistem perbankan syariah selesai dilakukan serta mendapat izin dari Bank Indonesia."Sekarang kami sedang di-fit and proper test oleh BI, kemudian ada tahapan lagi seperti fit and proper test untuk pengurus bank syariah yang ditunjuk. Nah, kalau dari BI tidak ada masalah, saya harapkan September atau November tahun ini sudah bisa berjalan," ujar Wakil Presiden Direktur BCA Jahja Setiatmadja di Jakarta, kemarin.Jahja mengatakan, pada tahap awal, bank syariah milik BCA yang belum diberi nama itu akan beroperasi dengan aset sebesar Rp 705 miliar. Meski demikian, tambah Jahja, tidak tertutup kemungkinan perseroan akan menambah modalnya lagi pada tahun depan, sesuai kebutuhannya. "Nanti kalau ada rencana kerja tahun depan, baru penambahannya dilakukan. Untuk sementara saya pikir itu sudah cukup. Memang untuk tahap pertama, asetnya masih kecil di bawah Rp 1 triliun yakni Rp 705 miliar," jelas dia.Menurut Jahja, pada awal beroperasinya nanti, segmen yang dibidik bank syariah BCA itu hanya untuk kalangan menengah ke atas. Pasalnya, kantor cabang yang beroperasi sementara baru tiga di wilayah Jakarta. "Segmen memang menengah atas, namun jika nantinya berkembang ke seluruh Indonesia, mungkin baru bisa kami perluas segmennya," tambah Jahja.
oleh : zulfikar
Manajemen PT Bank Central Asia Tbk (BCA) segera mengoperasikan bank syariah hasil konversi dari PT Bank UIB pada September tahun ini. Bank UIB merupakan bank yang diakuisisi oleh perseroan November 2008 senilai Rp 242,67 miliar.Pengoperasian bank syariah milik BCA itu dilakukan setelah proses konversi Bank UIB ke sistem perbankan syariah selesai dilakukan serta mendapat izin dari Bank Indonesia."Sekarang kami sedang di-fit and proper test oleh BI, kemudian ada tahapan lagi seperti fit and proper test untuk pengurus bank syariah yang ditunjuk. Nah, kalau dari BI tidak ada masalah, saya harapkan September atau November tahun ini sudah bisa berjalan," ujar Wakil Presiden Direktur BCA Jahja Setiatmadja di Jakarta, kemarin.Jahja mengatakan, pada tahap awal, bank syariah milik BCA yang belum diberi nama itu akan beroperasi dengan aset sebesar Rp 705 miliar. Meski demikian, tambah Jahja, tidak tertutup kemungkinan perseroan akan menambah modalnya lagi pada tahun depan, sesuai kebutuhannya. "Nanti kalau ada rencana kerja tahun depan, baru penambahannya dilakukan. Untuk sementara saya pikir itu sudah cukup. Memang untuk tahap pertama, asetnya masih kecil di bawah Rp 1 triliun yakni Rp 705 miliar," jelas dia.Menurut Jahja, pada awal beroperasinya nanti, segmen yang dibidik bank syariah BCA itu hanya untuk kalangan menengah ke atas. Pasalnya, kantor cabang yang beroperasi sementara baru tiga di wilayah Jakarta. "Segmen memang menengah atas, namun jika nantinya berkembang ke seluruh Indonesia, mungkin baru bisa kami perluas segmennya," tambah Jahja.
Sementara untuk sistemnya masih akan menggunakan sistem teknologi BCA yang sudah ada. Meskipun demikian, jaringan yang dipergunakan akan berbeda dengan BCA. "Jaringan terpisah, namun sistem diupayakan menggunakan yang sudah ada. Jadi bisa online langsung," kata dia

0 Comments:
Post a Comment