Bank Century Mulai terganggu Likuiditas "Kalah Kliring"
oleh : zulfikar
Bank Century menyatakan pihaknya terlambat menyetor Rp 5 miliar ke Bank Indonesia untuk transaksi kliring hari ini.Corporate Secretary PT Bank Century Tbk, Deddy Triana menjelaskan, pihaknya sebetulnya sudah menyiapkan segala persyaratan untuk kegiatan kliring hari ini, termasuk sejumlah dana untuk prefund. Namun tanpa diduga, tiba-tiba Bank Century diberi tahu bahwa dana yang harus disetornya masih kurang Rp 5 miliar."Sejumlah persyaratan untuk kegiatan kliring hari ini sudah kita alokasikan. Semua sudah kita perhitungkan, di treasury sudah ada catatannya. Tetapi ternyata hari ini ada keterlambatan dari dana yang kita terima, jadi pada saat cut of time, kita dikasih tahu masih kurang Rp 5 miliar,"
oleh : zulfikar
Bank Century menyatakan pihaknya terlambat menyetor Rp 5 miliar ke Bank Indonesia untuk transaksi kliring hari ini.Corporate Secretary PT Bank Century Tbk, Deddy Triana menjelaskan, pihaknya sebetulnya sudah menyiapkan segala persyaratan untuk kegiatan kliring hari ini, termasuk sejumlah dana untuk prefund. Namun tanpa diduga, tiba-tiba Bank Century diberi tahu bahwa dana yang harus disetornya masih kurang Rp 5 miliar."Sejumlah persyaratan untuk kegiatan kliring hari ini sudah kita alokasikan. Semua sudah kita perhitungkan, di treasury sudah ada catatannya. Tetapi ternyata hari ini ada keterlambatan dari dana yang kita terima, jadi pada saat cut of time, kita dikasih tahu masih kurang Rp 5 miliar,"
Menurut Deddy, dana sebesar Rp 5 miliar itu hanya terlambat beberapa menit dari batas waktu yang ditentukan. Ia pun menolak jika insiden ini dikatakan sebagai mismatch."Jadi ini bukan mismatch. Sebetulnya dana itu masuk, tapi terlambat beberapa menit," katanya.Ia pun menolak jika dikatakan Bank Century kini tengah berada di bawah pengawasan Bank Indonesia. "Nggak benar (masuk pengawasan BI). Karena kalau masuk pengawasan, ada beberapa proses tahapan," ujarnya.Deddy menjelaskan, saat ini perusahaannya sudah siap beraktivitas kembali. Pihaknya berusaha tetap melayani kebutuhan perbankan nasabahnya."Wajar jika nasabah resah, tapi kita juga berusaha tetap melayani kebutuhan perbankan nasabah," katanya
BI Memberikan Himbauan menenangkan Untuk nasabah Bank Century
Bank Indonesia meminta masyarakat tetap bijak menyikapi kasus PT Bank Century Tbk. Masalah Bank Century hanya tidak ikut kliring hari ini dan tidak mengganggu kelancaran sistem pembayaran dan sistem perbankan secara keseluruhan.Demikian siaran pers dari Direktorat Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat BI, Kamis (13/11/2008). "Terkait dengan berkembangnya isu tentang bank yang tidak ikut serta dalam kliring pada hari ini (Kamis, 13 November 2008), dengan ini ditegaskan bahwa pada hari ini hanya terdapat 1 (satu) bank yaitu PT Bank Century Tbk yang tidak ikut serta dalam kliring karena masalah teknis," bunyi pengumuman BI. Namun transaksi bank yang bersangkutan melalui sistem Real Time Gross Settlement (RTGS) tetap berjalan normal. Dengan demikian, ketidakikutsertaan bank yang bersangkutan dalam kliring tidak akan mengganggu kelancaran sistem pembayaran dan sistem perbankan secara keseluruhan.Diperkirakan permasalahan teknis tersebut dapat segera teratasi dan PT Bank Century Tbk dapat kembali mengikuti kliring secara normal pada Jumat besok (14/11/2008).Selanjutnya kepada masyarakat luas diharapkan tetap bijak dalam menyikapi pemberitaan yang tidak jelas sumbernya.Bank Century mengakui memang ada keterlambatan setoran senilai Rp 5 miliar ke BI sehingga perusahaan tidak bisa ikut kliring. Namun kini masalah tersebut sudah tuntas

0 Comments:
Post a Comment