Obama : Tidak Ada Nasionalisasi Bank-Bank
oleh : zulfikar
Presiden Barack Obama membantah akan terjadi nasionalisasi atas bank-bank di AS yang kini sedang bermasalah. Gedung Putih pun segera memberikan klarifikasi untuk mengakhiri rumor yang beredar dengan liar di pasar."Pemerintah terus mempercayai bahwa sistem perbankan yang dikelola swasta adalah cara yang benar," ujar juru bicara Gedung Putih Robert Gibss dalam pernyataannya seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (21/2/2009).Bantahan serupa juga disampaikan oleh Departemen Keuangan AS. "Banyak rumor di pasar, dan seperti biasa, Anda jangan menganggap ini sebagai sebuah indikasi dari kebijakan pemerintah," ujar juru bicara Depkeu AS.Saham-saham sektor perbankan kembali dilanda aksiu jual besar karena kabar nasionalisasi itu. Saham Citigroup merosot hingga 22,3% sementara Bank of America juga turun hingga 3,6%.Saham Bank of America turun 3,56% berada di US$ 3,79 dan menjadi saham yang paling banyak diperdagangkan di New York Stock Exchange. Sementara saham Citigroup turun 22,31% berada di US$ 1,95 sekaligus berada di titik terendah sejak 1991.
oleh : zulfikar
Presiden Barack Obama membantah akan terjadi nasionalisasi atas bank-bank di AS yang kini sedang bermasalah. Gedung Putih pun segera memberikan klarifikasi untuk mengakhiri rumor yang beredar dengan liar di pasar."Pemerintah terus mempercayai bahwa sistem perbankan yang dikelola swasta adalah cara yang benar," ujar juru bicara Gedung Putih Robert Gibss dalam pernyataannya seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (21/2/2009).Bantahan serupa juga disampaikan oleh Departemen Keuangan AS. "Banyak rumor di pasar, dan seperti biasa, Anda jangan menganggap ini sebagai sebuah indikasi dari kebijakan pemerintah," ujar juru bicara Depkeu AS.Saham-saham sektor perbankan kembali dilanda aksiu jual besar karena kabar nasionalisasi itu. Saham Citigroup merosot hingga 22,3% sementara Bank of America juga turun hingga 3,6%.Saham Bank of America turun 3,56% berada di US$ 3,79 dan menjadi saham yang paling banyak diperdagangkan di New York Stock Exchange. Sementara saham Citigroup turun 22,31% berada di US$ 1,95 sekaligus berada di titik terendah sejak 1991.
Seiring terus turunnya harga saham, kapitalisasi pasar Citigroup dan Bank of America tergerus dengan cepat sepanjang pekan ini semenjak rumor nasionalisasi merebak. Pemerintah AS sejauh ini sudah memberikan bailout US$ 45 miliar masing-masing kepada Citigroup dan Bank of America untuk mencegah kebangkrutan.Juru bicara Citigroup dan Bank of America membantah banknya sedang mengalami masalah dan harus dinasionalisasi. Juru bicara Citigroup menyatakan bahwa rasio modal Tier 1 nya masih tinggi, dan diyakini bisa terus tumbuh."Kami tidak melihat adanya alasan untuk melakukan nasionalisasi atas bank yang menguntungkan, memiliki kapitalisasi baik dan secara aktif menyalurkan kredit," ujar Scott Silvestri, juru bicara Bank of America.

0 Comments:
Post a Comment