-->

Senin, 01 Desember 2008

Inflasi November 0.12 %

Inflasi November 0.12 %
oleh : zulfikar
Berdasarkan catatan dari data BPS (Badan Pusat statistik) bahwa laju inflasi Novpember 2008 sebesar 0,12 persen, laju inflasi tahun kalender 11,10% dan inflasi tahunan 11,68%. "Penyediaan bahan pokok terutama pangan cukup memadai sehingga untuk pertama kalinya terjadi deflasi dalam bidang pangan," kata Kepala BPS Rusman Heriawan di Jakarta, Senin (1/12). Menurutnya, selama bulan November, produksi dan penyediaan bahan pokok sangat memadai, tidak ada gejolak harga beras, migor dan lain-lain. "Inflasi November sangat rendah antara lain karena harga-harga komoditas dunia yang turun, seperti migor yang tiga bulan terakhir terus turun sehingga kebutuhan CPO untuk dalam negeri mudah dipenuhi," katanya. Rusman juga mengatakan, hingga saat ini belum ada pengaruh inflasi karena penurunan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. "Di sisi lain impor barang konsumsi dan bahan baku juga turun sehingga
pengaruh depresiasi kurs terhadap inflasi belum ada," katanya



Sementara itu Dari 66 kota, 27 kota mengalami inflasi dan 39 kota mengalami deflasi. "Inflasi tertinggi di Tanjung Pinang 1,51 persen dengan IHK 116,84, terendah di Surabaya 0,04 persen dengan IHK 111,66," kata Rusman.Sementara itu, deflasi tertinggi terjadi di Maumere 1,63 persen dengan IHK 121,62 dan terendah terjadi di Mataram 0,02 persen dengan IHK 115,13.Ia mengatakan, inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan kenaikan indeks pada kelompok barang dan jasa, yakni kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 1,13 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,23 persen; kelompok sandang 0,27 persen, kesehatan 0,37 persen; serta kelompok pendidikan rekreasi dan olahraga 0,26 persen.Sementara itu, kelompok yang mengalami penurunan indeks adalah kelompok bahan makanan 0,67 persen serta kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan 0,31 persen.




0 Comments: