Untuk Jaga Likuiditas BI Akan Lakukan Operasi Likuiditas
oleh : zulfikar
Bank Indonesia (BI)akan melakukan operasi likuiditas terhadap perbankan untuk menjaga likuiditas.Menurut Gubernur BI Boediono pihaknya akan mengelola likuiditas likuiditas secara rutin."Akan kita kelola sebaik mungkin dari hari kehari dari minggu ke minggu kita kan melakukan operasi likuiditas," kata Boedino, di BI, Jakarta, Jumat (07/11).Operasi likuiditas tersebut salah satunya adalah dengan melakukan injeksi dana lewat operasi pasar. "Jadi tidak ada alasan BI rate memperketat yang lain," ujarnya.Boediono berharap BI Rate tidak akan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perbankan. Kamis (6/11) kemarin, BI memutuskan BI Rate tetap berada pada posisi 9,5 persen
oleh : zulfikar
Bank Indonesia (BI)akan melakukan operasi likuiditas terhadap perbankan untuk menjaga likuiditas.Menurut Gubernur BI Boediono pihaknya akan mengelola likuiditas likuiditas secara rutin."Akan kita kelola sebaik mungkin dari hari kehari dari minggu ke minggu kita kan melakukan operasi likuiditas," kata Boedino, di BI, Jakarta, Jumat (07/11).Operasi likuiditas tersebut salah satunya adalah dengan melakukan injeksi dana lewat operasi pasar. "Jadi tidak ada alasan BI rate memperketat yang lain," ujarnya.Boediono berharap BI Rate tidak akan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perbankan. Kamis (6/11) kemarin, BI memutuskan BI Rate tetap berada pada posisi 9,5 persen
Boediono mengatakan BI rate merupakan instrumen jangka menengah yang diharapkan ada kesimbangan antara inflasi, neraca pembayaran dan pertumbuhan ekonomi. Ketiganya dibuat sehingga berada dalam posisi stabil. "Jadi semua kan ada sasarannya," tutur Boediono.Sementara itu, menanggapi sektor riil yang mengeluhkan posisi BI rate yang dinilai masih tinggi, Boediono mengatakan penetapan BI Rate karena dipengaruhi kondisi ekonomi global."Komoditi kita sangat dipengaruhi oleh situasi itu, jadi yang pokok itu," katanya.Selain itu, saat ini dunia tengah menghadapi masalah likuiditas dollar AS yang langka. "Bukan di Indonesia saja tetapi di semua negara, itulah yang kita upayakan untuk melonggarkan," ujarnya.

0 Comments:
Post a Comment