Indef : Pertumbuhan Ekonomi 2009 5-5.5 %
oleh : zulfikar
Pengamat ekonomi dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Fadil Hasan memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5 hingga 5,5 persen pada 2009 akibat adanya krisis yang melanda dunia saat ini. "Ekonomi kita masih tumbuh didorong oleh konsumsi. Dengan adanya krisis ini, apa yang kita bisa andalkan. Saya kira 5 sampai 5,5 persen itu sudah optimal," kata Fadil di Jakarta, Sabtu (15/11). Menurut Fadil, pemerintah harus melakukan efisiensi dan penguatan ekonomi domestik melalui perubahan orientasi kebijakan Industri. Pertama, katanya, pemerintah harus melakukan stimulus terhadap konsumen seperti kebijakan fiskal dan perpajakan. Kedua, perlindungan terhadap Industri dalam negeri dan mempercepat pembangunan infrastruktur. "Itu yang harus dilakukan pemerintah," katanya. Selain itu, katanya, pemerintah juga harus dapat melakukan kombinasi pembiayaan dalam negeri dan luar negeri mendapatkan sumber pembiayaan pembangunan infrastruktur.
oleh : zulfikar
Pengamat ekonomi dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Fadil Hasan memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5 hingga 5,5 persen pada 2009 akibat adanya krisis yang melanda dunia saat ini. "Ekonomi kita masih tumbuh didorong oleh konsumsi. Dengan adanya krisis ini, apa yang kita bisa andalkan. Saya kira 5 sampai 5,5 persen itu sudah optimal," kata Fadil di Jakarta, Sabtu (15/11). Menurut Fadil, pemerintah harus melakukan efisiensi dan penguatan ekonomi domestik melalui perubahan orientasi kebijakan Industri. Pertama, katanya, pemerintah harus melakukan stimulus terhadap konsumen seperti kebijakan fiskal dan perpajakan. Kedua, perlindungan terhadap Industri dalam negeri dan mempercepat pembangunan infrastruktur. "Itu yang harus dilakukan pemerintah," katanya. Selain itu, katanya, pemerintah juga harus dapat melakukan kombinasi pembiayaan dalam negeri dan luar negeri mendapatkan sumber pembiayaan pembangunan infrastruktur.
Untuk bisa memperoleh pembiayaan dari luar negeri, lanjutnya, pemerintah dapat memperjuangkan global stability fund pada KTT G-20 yang sedang berlangsung di AS. "Sebagai negara yang memiliki potensi pasar yang besar, Indonesia harus dapat meyakinkan dunia bahwa kalau ekonomi dapat tumbuh akan mempunyai efek yang besar," katanya. Sebelumnya Meneg Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Paskah Suzetta mengatakan, pemerintah memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan tumbuh sebesar 5,5 persen pada tahun depan. Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi tersebut, menurut Paskah, pemerintah dipastikan akan melakukan revisi terhadap APBN 2009. Dengan berbagai asumsi seperti nilai tukar rupiah yang sudah tidak relevan pada UU APBN saat ini. "Kita pastikan ada revisi APBN tahun depan," kata Paskah

0 Comments:
Post a Comment