-->

Kamis, 09 Oktober 2008

Perbankan Harus Perbaiki RKAP Atau RBB

Perbankan Harus Perbaiki RKAP Atau RBB
oleh : zulfikar
Perbankan sebaiknya mengevaluasi rencana bisnis bank (RBB) untuk 2009 dengan mempertimbangkan kemungkinan perlambatan ekonomi global."Yang penting untuk dicatat, pelemahan saat ini sebagai koreksi temporer atas percepatan pertumbuhan yang terlalu cepat di tahun-tahun sebelumnya. Jadi, tetap optimistis namun realistis adalah resep menyikapi perkembangan pasar keuangan akhir-akhir ini," kata ekonom senior BNI Ryan Kiryanto di Jakarta hari ini.Dalam kesempatan terpisah, bankir bank BUMN terbesar menilai untuk 2009 belum dapat ditentukan kondisi perbankan nasional. "Arah tahun depan baru dapat diproyeksikan setelah didapat bottom position krisis keuangan global terhadap kondisi makro ekonomi indonesia," ujar bankir yang enggan disebut namanya ini.Ryan menambahkan setidaknya ada tujuh langkah yang bisa dilakukan bank di tengah turbulensi finansial saat ini. Pertama, melakukan introspeksi dan konsolidasi ke dalam lebih duu. Kedua, meninjau ulang rencana strategis jangka pendek sambil melihat perkembangan yang akan datang. Ketiga, mengevalusi portofolio bank dalam bentuk kredit maupun aset nonkredit seperti surat berharga dalam dolar AS yang terkait dengan krisis ekonomi AS.


Langkah keempat, mengerem ekspansi pinjaman atau minimal lebih prudent dan selektif. Kelima, review kebijakan funding dan lending sehingga net interest margin maupun net income tidak tergerus.Keenam, efisiensi operasional harus dilakukan menyeluruh, kalaupun ada hanyalah good cost, dan ketujuh, perbesar volume kegiatan yang berorientasi kepada fee base income baik yang sifatnya transaksional maupun nontransaksional

0 Comments: