NPL Linkage Program Sebesar 0.1% -0.2 %
oleh : zulfikar
Kementerian Negara Koperasi dan UKM menyambut baik kesuksesan linkage programme di mana kredit bermasalah (Non Performance Loan/NPL) dari 1.300 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) peserta program hanya 0,1-0,2 persen."Sampai sekarang melalui linkage programme sudah tersalur ke 1.300 BPR di seluruh Indonesia dengan NPL 0,1-0,2 persen," kata Deputi Menteri Negara Koperasi dan UKM Bidang Pengembangan dan Restrukturisasi Usaha, Chairul Djamhari, di Jakarta, Jumat.Linkage programme merupakan salah satu program yang digalakkan pemerintah sejak 2005 yang mensinergikan perbankan nasional dengan BPR-BPR guna memperluas akses pembiayaan KUKM yang di daerahnya tidak dijangkau perbankan nasional.Chairul mengatakan, melalui linkage program tersebut sejak 2005 hingga kini sudah tersalurkan kredit hingga sebesar Rp5,96 triliun dengan kredit bermasalah hanya 0,1-0,2 persen."Dari pihak Bank Indonesia sendiri pada Kamis (10/7) sudah sepakat untuk menandatangani surat pemberitahuan persetujuan pemberian kredit," katanya.Surat tersebut, menurut dia, merupakan manifestasi dari linkage program antara perbankan nasional dengan BPR-BPR yang ada di berbagai wilayah di Indonesia.
oleh : zulfikar
Kementerian Negara Koperasi dan UKM menyambut baik kesuksesan linkage programme di mana kredit bermasalah (Non Performance Loan/NPL) dari 1.300 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) peserta program hanya 0,1-0,2 persen."Sampai sekarang melalui linkage programme sudah tersalur ke 1.300 BPR di seluruh Indonesia dengan NPL 0,1-0,2 persen," kata Deputi Menteri Negara Koperasi dan UKM Bidang Pengembangan dan Restrukturisasi Usaha, Chairul Djamhari, di Jakarta, Jumat.Linkage programme merupakan salah satu program yang digalakkan pemerintah sejak 2005 yang mensinergikan perbankan nasional dengan BPR-BPR guna memperluas akses pembiayaan KUKM yang di daerahnya tidak dijangkau perbankan nasional.Chairul mengatakan, melalui linkage program tersebut sejak 2005 hingga kini sudah tersalurkan kredit hingga sebesar Rp5,96 triliun dengan kredit bermasalah hanya 0,1-0,2 persen."Dari pihak Bank Indonesia sendiri pada Kamis (10/7) sudah sepakat untuk menandatangani surat pemberitahuan persetujuan pemberian kredit," katanya.Surat tersebut, menurut dia, merupakan manifestasi dari linkage program antara perbankan nasional dengan BPR-BPR yang ada di berbagai wilayah di Indonesia.
Pemerintah juga telah berkomitmen untuk terus melanjutkan dan menyalurkan linkage program dengan jumlah yang terus meningkat dari tahun ke tahun."Pemerintah memutuskan untuk melanjutkan program ini dan tiap tahun akan disalurkan dalam jumlah yang terus meningkat," katanya.Hingga kini bank pelaksana linkage program sebanyak 38 perbankan yang menyalurkan kredit kepada 1.300 BPR untuk kemudian disalurkan kembali kepada pelaku KUKM. (Antara)

0 Comments:
Post a Comment