Elpiji 12 Kg Langka Di pekanbaru, 1 Juli Elpiji Naik
oleh : zulfikar
Menjelang kenaikan Elpiji, Elpiji 12 Kg mulai langka di pekanbaru selama 2 hari ini, jikapun ada harga elpiji 12 kg mencapai Rp. 70.000. Hal ini dialami penulis ketika ingin membeli gas elpiji ke agen PT. Pertamina di Jl. Nangka PT. Tuah Karsa Muda, ketika di tanya ke agen tersebut stock untuk kami tidak ada lagi bang, " besok masuknya bang, ". Namun menjadi keanehan ketika penulis melihat tabung elpiji masih ada di tempat tersebut dan ada 1 orang penjual mengatakan jika mau harganya Rp. 65.000, bang kalau di warung Rp. 70.000 bang", akhirnya penulispun membayar harga elpiji 12 kg dengan harga Rp. 65.000,/kg. Kelangkaan elpji di pekanbaru bukan sekali dua kali bahkan sudah berulangkali, stock mulai habis ketika menjelang kenaikan harga elpiji. Kelangkaan pasokan Elpji menjelang kenaikan harga baru memang dikhawatirkan terjadinya penimbunan gas elpji, dan sampai saat ini pun belum ada pihak-pihak yang melakukan sidak (inspeksi mendadak) dan audit atas tindakan hilangnya stock Elpji dipasaran atas tindakan kelangkaan gas elpiji tersebut
oleh : zulfikar
Menjelang kenaikan Elpiji, Elpiji 12 Kg mulai langka di pekanbaru selama 2 hari ini, jikapun ada harga elpiji 12 kg mencapai Rp. 70.000. Hal ini dialami penulis ketika ingin membeli gas elpiji ke agen PT. Pertamina di Jl. Nangka PT. Tuah Karsa Muda, ketika di tanya ke agen tersebut stock untuk kami tidak ada lagi bang, " besok masuknya bang, ". Namun menjadi keanehan ketika penulis melihat tabung elpiji masih ada di tempat tersebut dan ada 1 orang penjual mengatakan jika mau harganya Rp. 65.000, bang kalau di warung Rp. 70.000 bang", akhirnya penulispun membayar harga elpiji 12 kg dengan harga Rp. 65.000,/kg. Kelangkaan elpji di pekanbaru bukan sekali dua kali bahkan sudah berulangkali, stock mulai habis ketika menjelang kenaikan harga elpiji. Kelangkaan pasokan Elpji menjelang kenaikan harga baru memang dikhawatirkan terjadinya penimbunan gas elpji, dan sampai saat ini pun belum ada pihak-pihak yang melakukan sidak (inspeksi mendadak) dan audit atas tindakan hilangnya stock Elpji dipasaran atas tindakan kelangkaan gas elpiji tersebut
Mulai 1 Juli gas elpiji naik 17.6 %
Mulai Selasa (1/7), PT Pertamina (Persero) menaikkan harga elpiji 12 kilogram dari Rp 51.000 per tabung menjadi sekitar Rp 60.000 per tabung. Hal itu seiring dengan dinaikkannya harga resmi elpiji per kilogram sebesar 17,6 persen, dari Rp 4.250 menjadi sekitar Rp 5.000 per kilogram.Menurut Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Achmad Faisal pekan lalu, kenaikan harga elpiji kali ini belum memperhitungkan tingginya harga elpiji Internasional, tetapi baru untuk mengimbangi kenaikan harga transportasi dan biaya pengisian elpiji akibat kenaikan harga BBM. "Apa kalian tega, kuli-kuli yang mengangkut tabung elpiji upahnya tidak naik?" katanya.Faisal menyebutkan, idealnya, harga elpiji juga mengikuti kenaikan harga minyak di pasar internasional yang saat ini sudah menembus level 140 dollar AS per barrel. "Harga jual elpiji yang ideal itu lebih dari Rp 9.000 per kg. Sementara Anda beli cuma seharga Rp 4.250 per kg," kataNYA.Hal senada juga disampaikan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Ari H. Soemarno. Menurutnya yang paling memberatkan Pertamina adalah melonjaknya biaya transportasi elpiji gara-gara kenaikan harga BBM.Ditegaskan Ari, karena pemerintah hanya mengatur harga elpiji tabung 3 kg saja, yang menjadi bagian program konversi minyak tanah ke elpiji. Sementara elpiji ukuran 12 kg dan 50 kg sepenuhnya adalah produk Pertamina, maka pihaknya pihaknya berhak menaikkan harga elpiji yang banyak dipakai rumah tangga itu. "Pertamina harus menyesuaikan harganya dengan kenaikan berbagai biaya," katanya
KPPU Minta pemerintah Menetapkan harga elpiji Untuk Menghindari Kartel
Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) meminta harga elpiji ditetapkan oleh pemerintah. Hal ini untuk mencegah adanya kartel. Hal tersebut disampaikan Anggota KPPU Taddjudin Noer Said dalam acara seminar di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (30/6/2008). "Seharusnya gas yang digunakan oleh rumah tangga itu ditetapkan oleh pemerintah. Tidak boleh ada kartel, dan diskriminasi harga," tegasnya. Ia menambahkan, jika Pertamina boleh menetapkan harga secara korporat, artinya perusahaan lain seperti Shell dan Petronas juga bisa mengeluarkan produk elpiji dan menetapkan harganya sendiri. "Bagaimana dengan penyedia BBM swasta, Petronas tetapkan sendiri, dan Shell tetapkan sendiri. Sehingga ada kemungkinan terjadi penyelewengan persaingan," katanya. Jika setiap perusahaan bisa menetapkan harga, bisa membuka peluang terbentuknya kartel. Karena itulah menurut Taddjudin harga elpiji seharusnya ditetapkan oleh pemerintah. Sementara Dirjen Migas Luluk Sumiarso menjelaskan, harga elpiji 3 kg sebenarnya sudah diatur sebagai bahan bakar yang harganya ditentukan pemerintah. Sementara elpiji 12 kg untuk rumah tangga dan 50 kg untuk komersil digolongkan sebagai bahan bakar industri.
Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) meminta harga elpiji ditetapkan oleh pemerintah. Hal ini untuk mencegah adanya kartel. Hal tersebut disampaikan Anggota KPPU Taddjudin Noer Said dalam acara seminar di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (30/6/2008). "Seharusnya gas yang digunakan oleh rumah tangga itu ditetapkan oleh pemerintah. Tidak boleh ada kartel, dan diskriminasi harga," tegasnya. Ia menambahkan, jika Pertamina boleh menetapkan harga secara korporat, artinya perusahaan lain seperti Shell dan Petronas juga bisa mengeluarkan produk elpiji dan menetapkan harganya sendiri. "Bagaimana dengan penyedia BBM swasta, Petronas tetapkan sendiri, dan Shell tetapkan sendiri. Sehingga ada kemungkinan terjadi penyelewengan persaingan," katanya. Jika setiap perusahaan bisa menetapkan harga, bisa membuka peluang terbentuknya kartel. Karena itulah menurut Taddjudin harga elpiji seharusnya ditetapkan oleh pemerintah. Sementara Dirjen Migas Luluk Sumiarso menjelaskan, harga elpiji 3 kg sebenarnya sudah diatur sebagai bahan bakar yang harganya ditentukan pemerintah. Sementara elpiji 12 kg untuk rumah tangga dan 50 kg untuk komersil digolongkan sebagai bahan bakar industri.

0 Comments:
Post a Comment