The Fed Turunkan Suku Bunga 75 Basis Poin
oleh : zulfikar
Bank Sentral AS (Federal Reserve), Selasa, menurunkan suku bunga acuannya tiga perempat%tase poin (75 basis poin) menjadi 3,5% sebagai langkah darurat yang tidak lazim dalam usaha untuk mencegah kehancuran pasar saham dan resesi
oleh : zulfikar
Bank Sentral AS (Federal Reserve), Selasa, menurunkan suku bunga acuannya tiga perempat%tase poin (75 basis poin) menjadi 3,5% sebagai langkah darurat yang tidak lazim dalam usaha untuk mencegah kehancuran pasar saham dan resesi
Kekhawatiran resesi dan obral saham di seluruh dunia menyebabkan saham-saham AS jatuh ketika Wall Street dibuka sehari sebelum kegelisahan terlihat tenang, mengurangi penurunan pasar. Indeks Dow Jones Industrial Average kehilangan lebih dari 400 poin pada awal perdagangan, sementara saham-saham di Eropa membalikkan kenaikan terdahulunya.
Tetapi kemudian dalam sehari pasar mengalami kerugian berat, dengan Dow Jones Average turun 1,2% atau 147,21 poin pada 2 pm (1900 GMT). Indeks Standard & Poor`s 500 turun 17,86 poin atau 1,4% dan indeks komposit Nasdaq telah turun 47,48 poin atau 2%.
Langkah Fed muncul dua hari setyelah aksi obral saham di pasar global. Sebuah langkah stimulus ekonomi oleh Presiden George W Bush pekan lalu telah gagal mengangkat kepercayaan para investor.
The Fed menurunkan suku bunga federal funds "dalam kajian melemahnya prospek ekonomi dan meningkatnya risiko," kata komite pembuat kebijakan bank sentral dalam sebuah pernyataannya.
Pengumuman tersebut dilakukan sebelum Wall Street dibuka kembali untuk pekan ini dan sepekan menjelang pertemuan the Fed yang dijadualkan pada 29-30 Januari, dimana para analis telah memperkirakan penururunan suku bunga setengah%tase poin. Wall Street tutup pada Senin untuk libur federal.
Namun keputusan tersebut juga memperlihatkan bahwa the Fed kemungkinan panik di bawah tekanan pasar. Satu dari 10 anggota Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang memberikan suara pada Selasa, mengatakan langkah penurunan suku bunga dapat dilakukan menunggu hingga pertemuan reguler pekan depan.
Para pembuat kebijakan the Fed akan terus memantau risiko terhadap ekonomi dan akan mengambil langkah dalam waktu yang tepat untuk menekan risiko, kata pernyataan tersebut.
Penurunan suku bunga federal funds ini merupakan yang tertajam sejak resesi AS pada 1980-81. Para pembuat kebijakan the Fed juga menurunkan tingkat suku bunga diskonto (discount rate) menjadi empat persen dari 4,75%
Kondisi Pasar Global
Pasar saham Eropa yang sempat turun pada hari ini mendadak naik menyusul pengumuman tersebut.
Sementara itu, dalam perdagangan hari ini, valuta Asia anjlok seiring dengan bursa saham global yang mengalami crash akibat ketakutan terhadap resesi di AS.
Managing Director IMF Dominique Strauss-Kahn mengatakan, perekonomian dunia kini dalam kondisi gawat menyusul pelemahan ekonomi AS.
Seluruh dunia diprediksi takkan luput dari dampak pelemahan ekonomi AS. Namun, ekonomi Asia oleh sementara analis diyakini akan tetap tumbuh.
Milioner dunia, George Soros menilai dunia saat ini sedang menghadapi krisis finansial yang terburuk sejak perang dunia kedua. Situasinya lebih genting dibandingkan krisis finansial sebelumnya.
Bursa saham di Asia sebelum keputusan Fed, rontok antara 4 hingga 5 persen, sementara Dow Jones Index futures terjungkal 4 persen lebih enam jam sebelum bursa saham di Wall Street buka.
Penurunan saham regional menyeret mata uang Asia.
Won jatuh hingga ke tingkat terendah dalam 15 bulan terakhir dan peso terpangkas 1 persen lebih.
Pasar terus mencermati laporan kerugian yang dialami bank-bank besar karena keterlibatan mereka dalam berinvestasi pada pasar subprime mortgage.
Bursa Efek Indonesia yang sempat anjlok 9% lebih membuat rupiah babak-belur.
Pada awal perdagangan, rupiah dibuka 9.480 per dolar AS.
Bank Indonesia turun ke pasar melepas dolar ketika rupiah anjlok hingga 9.500.
Pada pukul 10.00 WIB, rupiah berada pada posisi 9.487.
Gubernur Bank Indonesia Burhanuddin Abdullah mengatakan, BI harus berada di pasar karena saat ini semua orang terus menahan dolar.
Pada tengah hari, rupiah tercatat 9.490.
Pada sesi sore, rupiah diperdagangkan pada kisaran 9.489-9.490.
IHSG pada perdagangan Selasa jatuh hingga 191,355 poin (7,70%) ke level 2.294,524.
Rupiah ditutup 9.475 per dolar AS Selasa, turun dari 9.432 sehari sebelumnya.
Kurs tukar valuta-valuta regional lainnya terhadap dolar AS adalah sebagai berikut:
Dolar Singapura: 1,4514 per dolar AS, turun dari 1,4437
Dolar Taiwan: 32,489, turun dari 32,346
Won Korea: 953,80, turun dari 948,40
Baht Thailand: 33,18, turun dari 33,10
Peso Pilipina: 41,50, turun dari 41,20
Rupee India: 39,64 turun dari 39,51
Ringgit Malaysia: 3,2970, turun dari 3,2850
Yuan China: 7,2355, naik dari 7,2363.
Di Tokio, yen akhirnya sedikit melunak setelah pasar beranggapan bahwa mata uang yang satu ini telah oversold.
Namun, sebelum perdagangan sore, yen melonjak ke tingkat tertinggi dalam dua setengah tahun terakhir atas dolar seiring dengan rontoknya bursa saham Asia akibat ketakutan pasar terhadap pelemahan ekonomi global.
Investor yang biasanya menggunakan yen untuk berinvestasi pada aset berisiko, termasuk saham, kini kembali memburu mata uang Jepang itu.
Sementara itu, Bank of Japan hari ini mengumumkan untujk mempertahankan suku bunga pada tingkat 0,5%.
Indeks Nikkei turun 752,89 poin (5,65%) dan ditutup 12.573,05.
Dolar AS terakhir tercatat 106,10 yen, naik dari 106,01 sebelumnya.
Di London, euro rebound atas dolar setelah fed menetapkan keputusan darurat menurunkan suku bunga secara agresif.
Langkah Fed tersebut dipercaya akan memulihkan kepercayaan pada pasar yang porak-poranda dan membatasi kerusakan pada ekonomi AS dan sekaligus melahirkan kembali carry trade serta meramaikan perdagangan di pasar finansial
Pasar memang sudah seperti merindukan kembali perburuan pada aset berisiko, yang dipercaya akan terjadi jika Fed menurunkan suku bunga secara agresif.
Kurs tukar dolar AS terhadap valuta-valuta utama lainnya dapat dicatat sebagai berikut:
Yen Jepang: 106,19 naik dari 106,01
Franc Swiss: 1,1079, turun dari 1,1086
Dolar Kanada: 1,0340, turun dari 1,0344
Sterling terhadap dolar AS: 1,9489, naik dari 1,9420
Euro terhadap dolar AS: 1,4495, naik dari 1,4445 sebelumnya.
Harga Emas
Di Comex New York, harga emas turun pada pembukaan Selasa.
Kontrak Februari diperdagangkan $861,60 per ounce, turun $20,00 atau 2% dari penutupan sebelumnya.
Harga spot pada jam 13.05 GMT (20.05 WIB) Selasa tercatat $861,60, turun dari $881,90 sebelumnya.
Di London, emas turun ke tingkat terendah dalam tiga pekan terakhir.
Harga sempat terpuruk hingga $849,50 pe ounce.
Kekacauan pasar valas, penurunan harga minyak dan saham mendorong investor melanjutkan aksi ambil untung dari kenaikan tertinggi pekan lalu.
Investor juga diduga menjual emas untuk menutupi kerugian yang diderita pada pasar lain.
Menjelang siang, harga emas tercatat $860,70 per ounce, dibanding $882,00 sebelumnya.
Harga perak tercatat $15,24 per ounce, turun 84 sen dari sebelumnya.
Di Asia, emas jatuh ke tingkat terendah dalam dua pekan terakhir.
Harga bahkan sempat merosot hingga $855 per ounce, terendah sejak awal Januari lalu.
Hingga kini logam mulia ini telah terpangkas 6,5 persen terhitung sejak rekor $914 pekan lalu.
Melemahnya euro dan harga minyak, serta ambruknya bursa saham global mendorong investor untuk melakukan aksi ambil untung.
Namun pedagang mengharapkan emas akan menarik minat beli safe-haven di tengah ketidakpastian pasar finansial dunia akibat ancaman resesi AS.
Di Tokio, kontrak benchmark Desember 2008 turun 60 yen dan ditutup 2.947 per gram.
Di Singapura, emas tercatat $856,25, turun dari $864,30 pada penutupan sebelumnya di London.
Di Hong Kong, harga emas ditutup $860,90 per ounce, turun dari $874,10 Senin
Pasar saham Eropa yang sempat turun pada hari ini mendadak naik menyusul pengumuman tersebut.
Sementara itu, dalam perdagangan hari ini, valuta Asia anjlok seiring dengan bursa saham global yang mengalami crash akibat ketakutan terhadap resesi di AS.
Managing Director IMF Dominique Strauss-Kahn mengatakan, perekonomian dunia kini dalam kondisi gawat menyusul pelemahan ekonomi AS.
Seluruh dunia diprediksi takkan luput dari dampak pelemahan ekonomi AS. Namun, ekonomi Asia oleh sementara analis diyakini akan tetap tumbuh.
Milioner dunia, George Soros menilai dunia saat ini sedang menghadapi krisis finansial yang terburuk sejak perang dunia kedua. Situasinya lebih genting dibandingkan krisis finansial sebelumnya.
Bursa saham di Asia sebelum keputusan Fed, rontok antara 4 hingga 5 persen, sementara Dow Jones Index futures terjungkal 4 persen lebih enam jam sebelum bursa saham di Wall Street buka.
Penurunan saham regional menyeret mata uang Asia.
Won jatuh hingga ke tingkat terendah dalam 15 bulan terakhir dan peso terpangkas 1 persen lebih.
Pasar terus mencermati laporan kerugian yang dialami bank-bank besar karena keterlibatan mereka dalam berinvestasi pada pasar subprime mortgage.
Bursa Efek Indonesia yang sempat anjlok 9% lebih membuat rupiah babak-belur.
Pada awal perdagangan, rupiah dibuka 9.480 per dolar AS.
Bank Indonesia turun ke pasar melepas dolar ketika rupiah anjlok hingga 9.500.
Pada pukul 10.00 WIB, rupiah berada pada posisi 9.487.
Gubernur Bank Indonesia Burhanuddin Abdullah mengatakan, BI harus berada di pasar karena saat ini semua orang terus menahan dolar.
Pada tengah hari, rupiah tercatat 9.490.
Pada sesi sore, rupiah diperdagangkan pada kisaran 9.489-9.490.
IHSG pada perdagangan Selasa jatuh hingga 191,355 poin (7,70%) ke level 2.294,524.
Rupiah ditutup 9.475 per dolar AS Selasa, turun dari 9.432 sehari sebelumnya.
Kurs tukar valuta-valuta regional lainnya terhadap dolar AS adalah sebagai berikut:
Dolar Singapura: 1,4514 per dolar AS, turun dari 1,4437
Dolar Taiwan: 32,489, turun dari 32,346
Won Korea: 953,80, turun dari 948,40
Baht Thailand: 33,18, turun dari 33,10
Peso Pilipina: 41,50, turun dari 41,20
Rupee India: 39,64 turun dari 39,51
Ringgit Malaysia: 3,2970, turun dari 3,2850
Yuan China: 7,2355, naik dari 7,2363.
Di Tokio, yen akhirnya sedikit melunak setelah pasar beranggapan bahwa mata uang yang satu ini telah oversold.
Namun, sebelum perdagangan sore, yen melonjak ke tingkat tertinggi dalam dua setengah tahun terakhir atas dolar seiring dengan rontoknya bursa saham Asia akibat ketakutan pasar terhadap pelemahan ekonomi global.
Investor yang biasanya menggunakan yen untuk berinvestasi pada aset berisiko, termasuk saham, kini kembali memburu mata uang Jepang itu.
Sementara itu, Bank of Japan hari ini mengumumkan untujk mempertahankan suku bunga pada tingkat 0,5%.
Indeks Nikkei turun 752,89 poin (5,65%) dan ditutup 12.573,05.
Dolar AS terakhir tercatat 106,10 yen, naik dari 106,01 sebelumnya.
Di London, euro rebound atas dolar setelah fed menetapkan keputusan darurat menurunkan suku bunga secara agresif.
Langkah Fed tersebut dipercaya akan memulihkan kepercayaan pada pasar yang porak-poranda dan membatasi kerusakan pada ekonomi AS dan sekaligus melahirkan kembali carry trade serta meramaikan perdagangan di pasar finansial
Pasar memang sudah seperti merindukan kembali perburuan pada aset berisiko, yang dipercaya akan terjadi jika Fed menurunkan suku bunga secara agresif.
Kurs tukar dolar AS terhadap valuta-valuta utama lainnya dapat dicatat sebagai berikut:
Yen Jepang: 106,19 naik dari 106,01
Franc Swiss: 1,1079, turun dari 1,1086
Dolar Kanada: 1,0340, turun dari 1,0344
Sterling terhadap dolar AS: 1,9489, naik dari 1,9420
Euro terhadap dolar AS: 1,4495, naik dari 1,4445 sebelumnya.
Harga Emas
Di Comex New York, harga emas turun pada pembukaan Selasa.
Kontrak Februari diperdagangkan $861,60 per ounce, turun $20,00 atau 2% dari penutupan sebelumnya.
Harga spot pada jam 13.05 GMT (20.05 WIB) Selasa tercatat $861,60, turun dari $881,90 sebelumnya.
Di London, emas turun ke tingkat terendah dalam tiga pekan terakhir.
Harga sempat terpuruk hingga $849,50 pe ounce.
Kekacauan pasar valas, penurunan harga minyak dan saham mendorong investor melanjutkan aksi ambil untung dari kenaikan tertinggi pekan lalu.
Investor juga diduga menjual emas untuk menutupi kerugian yang diderita pada pasar lain.
Menjelang siang, harga emas tercatat $860,70 per ounce, dibanding $882,00 sebelumnya.
Harga perak tercatat $15,24 per ounce, turun 84 sen dari sebelumnya.
Di Asia, emas jatuh ke tingkat terendah dalam dua pekan terakhir.
Harga bahkan sempat merosot hingga $855 per ounce, terendah sejak awal Januari lalu.
Hingga kini logam mulia ini telah terpangkas 6,5 persen terhitung sejak rekor $914 pekan lalu.
Melemahnya euro dan harga minyak, serta ambruknya bursa saham global mendorong investor untuk melakukan aksi ambil untung.
Namun pedagang mengharapkan emas akan menarik minat beli safe-haven di tengah ketidakpastian pasar finansial dunia akibat ancaman resesi AS.
Di Tokio, kontrak benchmark Desember 2008 turun 60 yen dan ditutup 2.947 per gram.
Di Singapura, emas tercatat $856,25, turun dari $864,30 pada penutupan sebelumnya di London.
Di Hong Kong, harga emas ditutup $860,90 per ounce, turun dari $874,10 Senin

0 Comments:
Post a Comment