Inflasi Bulan November 0.18 %
Oleh : Zulfikar
BPS (Badan Pusat Statisitik) mengumumkan tingkat inflasi pada November 2007 sebesar 0,18% dibandingkan bulan sebelumnya. Dengan demikian, inflasi tahun berjalan (Januari-November 2007) sudah mencapai 5,43% atau kurang 0,57% dari batas target APBN Perubahan 2007 sebesar 6%. ”Kenapa tingkat inflasi November cuma 0,18%? Karena hampir seluruh harga barang yang pada saat Lebaran dulu naik sudah pada turun,” kata Kepala BPS Rusman Heriawan di Jakarta kemarin.
Oleh : Zulfikar
BPS (Badan Pusat Statisitik) mengumumkan tingkat inflasi pada November 2007 sebesar 0,18% dibandingkan bulan sebelumnya. Dengan demikian, inflasi tahun berjalan (Januari-November 2007) sudah mencapai 5,43% atau kurang 0,57% dari batas target APBN Perubahan 2007 sebesar 6%. ”Kenapa tingkat inflasi November cuma 0,18%? Karena hampir seluruh harga barang yang pada saat Lebaran dulu naik sudah pada turun,” kata Kepala BPS Rusman Heriawan di Jakarta kemarin.
Rusman menuturkan, kelompok bahan makanan yang dua bulan sebelumnya memicu inflasi, pada November justru paling sedikit mengalami kenaikan, yaitu 0,04%. Sementara kenaikan tertinggi terjadi pada kelompok sandang, yaitu 1,66%. ”Ini perubahan dalam pola belanja, jadi banyak yang membeli pakaian baru justru setelah Lebaran,” ujarnya.
Pada November, penurunan harga terjadi pada daging ayam ras sebesar 13,56%, daging sapi 17,23%,dan minyak tanah 7,45%. Harga beras tercatat sedikit mengalami kenaikan, yakni 0,09%, tapi untuk beras termurah dan harga beras umum naik 0,16% dibandingkan bulan September.
Pemicu inflasi dari kelompok kebutuhan pokok itu adalah harga cabai rawit yang naik 11,37% dan cabai merah 18,64%. ”Musim penghujan datang lebih cepat sehingga berkurang suplai cabai merah, cabai rawit, dan bawang merah,”kata Rusman.
Menanggapi hal itu, Menko Perekonomian Boediono mengatakan, pemerintah akan tetap menjaga kestabilan harga-harga kebutuhan pokok masyarakat di pengujung tahun ini. Menurut dia, angka 0,18% merupakan hasil baik sehingga target inflasi pemerintah tahun ini sebesar 6% memungkinkan untuk dicapai.
”Kan tinggal satu bulan. Saya kira kita optimistis untuk mencapai ya kurang lebih apa yang kita targetkan,” katanya. Rusman mengatakan, pemerintah perlu bersabar dengan menunda kenaikan harga-harga kebutuhan masyarakat, paling tidak pada Januari 2008.
Kendati inflasi November hanya 0,18%, terdapat potensi inflasi tinggi pada Desember 2007. ”Ada potensi inflasi tinggi pada Desember. Kalau pemerintah punya sense pada inflasi 2007, harus lebih bersabar. Lebih baik kenaikan itu 1 Januari (2008),” kata Rusman. (muhammad ma'ruf)

0 Comments:
Post a Comment