Pertumbuhan Kredit Perlu Dijaga
oleh : zulfikar
Pertumbuhan kredit perbankan yang sudah mencapai 36% pada Agustus 2008 dinilai
sudah tinggi di tengah kondisi likuiditas yang cukup ketat. Untuk itu BI menilai perlu ada penyesuaian agar kredit bisa ditekan ke tingkat yang sustainable.Hal ini dikatakan oleh Gubernur BI Boediono dalam jumpa pers usai rapat koordinasi dengan menteri-menteri bidang ekonomi di Graha Sawala Gedung Depkeu,Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Minggu (5/10/2008)."Pertumbuhan kredit perbankan pada Agustus 2008 yang tumbuh 36%, kalau lihat situasi saat ini perlu kita sesuaikan karena cukup tinggi," ujarnya. Boediono mengatakan pertumbuhan kredit ini perlu dijaga pada tingkat yang
sustainable di tengah situasi saat ini. Meski tidak merinci bagaimana tingkat yang dianggap sustainable, namun baginya pertumbuhan kredit yang layak adalah yang bisa membantu pengendalian inflasi.
oleh : zulfikar
Pertumbuhan kredit perbankan yang sudah mencapai 36% pada Agustus 2008 dinilai
sudah tinggi di tengah kondisi likuiditas yang cukup ketat. Untuk itu BI menilai perlu ada penyesuaian agar kredit bisa ditekan ke tingkat yang sustainable.Hal ini dikatakan oleh Gubernur BI Boediono dalam jumpa pers usai rapat koordinasi dengan menteri-menteri bidang ekonomi di Graha Sawala Gedung Depkeu,Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Minggu (5/10/2008)."Pertumbuhan kredit perbankan pada Agustus 2008 yang tumbuh 36%, kalau lihat situasi saat ini perlu kita sesuaikan karena cukup tinggi," ujarnya. Boediono mengatakan pertumbuhan kredit ini perlu dijaga pada tingkat yang
sustainable di tengah situasi saat ini. Meski tidak merinci bagaimana tingkat yang dianggap sustainable, namun baginya pertumbuhan kredit yang layak adalah yang bisa membantu pengendalian inflasi.
"Artinya tetap bisa mendukung pertumbuhan ekonomi yang wajar dalam situasi seperti ini, dan juga membantu inflasi ikut terkendali," katanya.Di tempat yang sama, Deputi Gubernur BI Muliaman D. Hadad juga mengatakan pertumbuhan kredit sebesar 36% pada Agustus 2008 tersebut harus diperhatikan. Karenanya perbankan harus bisa menakar kemampuan dirinya dalam memberikan kredit."Oleh karena itu, bank yang memang likuiditasnya tidak memadai, jangan memaksakan untuk kreditnya," ujarnya.Meskipun begitu, Boediono mengatakan, indikator keuangan perbankan sampai dengan Agustus 2008 masih sangat baik. "CAR perbankan rata-rata 16% jauh di atas 8%,
NPL 3,95%, jadi masih cukup kuat," paparnya

0 Comments:
Post a Comment