Morgan Stanley Menunggu Giliran
oleh : zulfikar
Setelah Lehman Brothers bangkrut, dan Merrill Lynch diambil Bank of America, kini giliran Morgan Stanley yang sedang kalang kabut mencari pertolongan. Wachovia Corporation, CITIC China dan HSBC disebut-sebut menjadi salah satu dewa penolong dari bank investasi AS itu.New York Times melaporkan bahwa Morgan Stanley kemungkinan besar akan segera melakukan merger dengan Wachovia Corporation. "Pembicaraan dengan Wachovia masih awal dan belum ada kesepakatan yang tercapai," tulis New York Times seperti dikutip dari AFP.Sementara CNBC melaporkan Morgan Stanley sedang dalam pembicaraan dengan bank China, CITIC. Namun dengan CITIC tak berujung pada kesepakatan.CNBC selanjutnya melaporkan bahwa HSBC kemungkinan akan menjadi pembeli dari Morgan Stanley, setelah tak ada kesepakatan dengan CITIC. "Senior manajemen Morgan Stanley sudah berbicara dengan sejumlah pembeli potensial dan kesepakatannya kemungkinan akan tercapai karena saham bank investasi itu terus merosot. Bank yang berbasis di London, HSBC menjadi salah satu pembeli paling potensial untuk Morgan Stanley," demikian laporan CNBC seperti dikutip dari Reuters, Kamis (18/9/2008).
oleh : zulfikar
Setelah Lehman Brothers bangkrut, dan Merrill Lynch diambil Bank of America, kini giliran Morgan Stanley yang sedang kalang kabut mencari pertolongan. Wachovia Corporation, CITIC China dan HSBC disebut-sebut menjadi salah satu dewa penolong dari bank investasi AS itu.New York Times melaporkan bahwa Morgan Stanley kemungkinan besar akan segera melakukan merger dengan Wachovia Corporation. "Pembicaraan dengan Wachovia masih awal dan belum ada kesepakatan yang tercapai," tulis New York Times seperti dikutip dari AFP.Sementara CNBC melaporkan Morgan Stanley sedang dalam pembicaraan dengan bank China, CITIC. Namun dengan CITIC tak berujung pada kesepakatan.CNBC selanjutnya melaporkan bahwa HSBC kemungkinan akan menjadi pembeli dari Morgan Stanley, setelah tak ada kesepakatan dengan CITIC. "Senior manajemen Morgan Stanley sudah berbicara dengan sejumlah pembeli potensial dan kesepakatannya kemungkinan akan tercapai karena saham bank investasi itu terus merosot. Bank yang berbasis di London, HSBC menjadi salah satu pembeli paling potensial untuk Morgan Stanley," demikian laporan CNBC seperti dikutip dari Reuters, Kamis (18/9/2008).
Saham Morgan Stanley kemarin kembali merosot hingga 24% menjadi 21,75 dolar, meski laporan keuangan menunjukkan angka yang lebih baik dari ekspektasi. Sementara bank investasi lain yang masih bertahan, Goldman Sach juga merosot 13,9% menjadi 114,50 dolar.Tsunami pasar keuangan telah menyebabkan bank-bank investasi besar runtuh. Raksasa Lehman Brothers yang sudah berusia 158 tahun pun akhirnya bangkrut setelah tak mampu mendapatkan suntikan dana, untuk meredam kredit macetnya.Sedangkan Merrill Lynch akhirnya mendapatkan pertolongan dari Bank of America dalam sebuah kesepakatan akuisisi senilai US$ 50 miliar. Sementara perusahaan asuransi raksasa, American International Group (AIG) lebih beruntung karena mendapatkan dana US$ 85 miliar dari bank sentral AS. Atas pertolongan itu, AIG harus menyerahkan 79,9% sahamnya kepada pemerintah AS.Kabar lainnya adalah, Washington Mutual ---perusahaan simpan pinjam raksasa AS--- sedang 'menjual diri'. Washington Mutual yang juga menjadi korban subprime mortgage di AS sudah menyewa Golman Sachs dan Morgan Stanley untuk membantu proses lelang dan mencari pembeli potensial. Diantaranya adalah Citigroup, HSBC Holdings, JP Morgan Chase & Co dan Wells Fargo.

0 Comments:
Post a Comment