-->

Jumat, 26 September 2008

BI Perkirakan Surplus Rp. 4,9 Trilyun

BI Perkirakan Surplus Rp. 4,9 Trilyun
oleh : zulfikar
Bank Indonesia (BI) memperkirakan terdapat surplus Rp 4,9 triliun pada laporan keuangan 2008 karena berkurangnya beban moneter BI, khususnya untuk pembayaran bunga SBI, seiring turunnya jumlah SBI. "Beban SBI sekarang mulai berkurang, sehingga prognosa neraca kita sampai akhir tahun ini masih surplus, sesuai prognosa kita," kata Deputi Gubernur BI Ardhayadi di Jakarta, Jumat, seperti dilansir Antara. Ia menambahkan, untuk 2009 BI belum bisa memprediksi terkait dengan kondisiperekonomian saat ini yang penuh gejolak keuangan. Salah satu pekerjaan BI adalah menstabilkan nilai kurs rupiah terutama untuk biaya operasi pasar.


Selain itu, akan ada dua beban tambahan pada neraca BI pada 2009. Petama, pembayaran bunga (renumerasi) atas rekening pemerintah di BI dan kedua adalah pajak atas surplus neraca BI sebesar 28% sesuai UU PPh (Pajak Penghasilan) yang baru. Ardhayadi mengatakan unruk pembayaran atas rekening pemerintah di BI saat ini masih dibahas besaran bunga yang akan diberikan. "Sedang dibicarakan, dan nanti akan ditetapkan dalam sebuah MoU antara pemerintah dan BI," ujarnya

0 Comments: