-->

Jumat, 09 Mei 2008

BI : Perbankan Nasional Masih Kuat Apabila BI Rate 10.75 %

BI : Perbankan Nasional Masih Kuat Apabila BI Rate 10.75 %
oleh : zulfikar
Daya tahan perbankan nasional masih kuat jika suku bunga naik lagi maksimal hingga 250 basis poin ke level 10,75%. Saat ini suku bunga BI Rate pada level 8,25%. Hal tersebut disampaikan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Hartadi A Sarwono usai menghadiri acara Kuliah Umum dengan Bill Gates, di Jakarta Convention Center, Jakarta, Jumat (9/5).“Kita sudah melakukan stress test, jika suku bunga naik 150-250 bps dampaknya kepada CAR dan pertumbuhan kredit dengan kenaikan suku bunga tidak membahayakan perbankan, sistem keuangan tetap baik,” ujarnya.
Namun demikian, menurut dia, kenaikan suku bunga tersebut pengaruhnya terutama kepada kredit bermasalah (NPL), jadi harus diperhatikan.



Untuk pertumbuhan kredit, menurut dia, saat ini cukup tinggi yaitu 28,8%. Menurut data BI, pertumbuhan kredit pada Maret 2008 sebesar Rp 34,2 triliun menjadi Rp 1.081 triliun. Pertumbuhan itu meningkat 28,8% secara tahunan dari sebelumnya sebesar 26,6%.
Sedangkan CAR perbankan, menurut dia, saat ini masih memiliki ruang yang cukup untuk menahan kenaikan suku bunga tersebut.
Sementara itu, data BI menyebutkan, dana yang dikumpulkan perbankan dari masyarakat (dana pihak ketiga/DPK) pada Maret menjadi Rp 1.466,2 triliun atau turun Rp 8,3 triliun.
Sedangkan rasio kredit terhadap simpanan (LDR) mencapai 73,3% yang merupakan LDR tertinggi pasca krisis ekonomi 1998.
Rasio kredit bermasalah bruto (NPL gross), BI mencatat turun menjadi 4,33% dari 4,78%, sedangkan NPL neto turun menjadi 1,78% dari 2,1%.
Jadi, lanjut Hartadi, dari stress test tersebut menunjukkan kenaikan suku bunga belum membahayakan keseluruhan perbankan (antara)

0 Comments: